Komodo Travel
BERANDA DESTINASI PEMESANAN GALERI INFO KONTAK ENGLISH
DESTINASI PEMESANAN GALERI INFO KONTAK ENGLISH

Beranda> komodo> taman nasional komodo

Balai Taman Nasional Komodo

Balai Taman Nasional Komodo, terletak di Indonesia bagian timur, tepatnya di Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kecamatan Komodo. Balai ini didirikan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1980, untuk melindungi komodo dan taman laut dari kepunahan.

kaki komodo
Pada tahun 1986 Taman Nasional Komodo menjadi Cagar Manusia dan Biosfer. Selanjutnya, pada tahun 1991 UNESCO memasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia. Taman nasional komodo mendapat gelar New 7 Wonders of Nature pada tahun 2012.

Taman Nasional Komodo menjadi tujuan terbaik bagi penyelam kelas dunia, dengan memiliki 50 lebih taman laut tempat penyelaman dan snorkeling. Ilmuwan yang minat dengan teori evolusi juga sangat tertarik untuk datang melakukan penelitian.

Taman Nasional Komodo dengan luas daratan dan lautan mencapai 1.817 km, terdiri dari pulau Komodo, pulau Padar, pulau Rinca, dan beberapa pulau kecil.

Komodo penghuni utama di Taman Nasional Komodo.

Komodo adalah kadal terbesar dan tertua di dunia, dapat ditemukan hanya di Taman Nasional Komodo. Komodo di habitat aslinya pulau Rinca dan pulau Komodo memiliki karakteristik berbeda yaitu besar, kurang aktif banyak tinggal di pulau Komodo. Sementara di pulau Rinca ukuran sedang lebih aktif dan ganas.

kaki komodo
Komodo bisa berlari 20 meter per jam ketika perutnya terangkat dan terlihat lesu saat berjalan. Komodo berburu babi dan rusa, tetapi makanannya lebih banyak bangkai binatang buruan. Komodo memiliki air liur beracun, gigitan pada mangsa dapat membunuh dalam beberapa jam. Dengan indera penciuman yang tajam, komodo dapat menemukan mangsa selama beberapa kilometer.

Musim kawin komodo berlangsung dari bulan Juni hingga Agustus. Komodo membuat banyak lubang, untuk menyimpan telur dan menipu predator lainnya. Komodo betina mengawasi dan menjaga telur sampai musim hujan tiba dan telur-telur dibiarkan di dalam air.

Komodo kecil menetas tanpa mengetahui induknya setelah 9 bulan dalam telur, selanjutnya memanjat pohon untuk menghindari predator dan bertahan hidup. Anakan komodo makan serangga dan telur burung selama bertahan hidup, hingga tumbuh menjadi komodo dewasa dengan panjang bisa mencapai 3 meter dan berat 85 kg .

Penduduk Lokal Taman Nasional Komodo.

cara makan komodo
Taman Nasional Komodo terdapat 4 desa di dalamnya, dihuni sekitar 3.500 orang. Populasi terbesar adalah desa Komodo, dengan memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa Komodo. Penduduk lainnya adalah desa Rinca, desa Kerora dan desa Papagarang yang menggunakan bahasa Bajo dan Bima.

Penduduk Taman Nasional Komodo kebanyakan sebagai nelayan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa warga menjadi penjaja suvenir seperti menjual kaos, kalung mutiara, tenun dan patung komodo di pasar seni disekitar pintu masuk pulau Komodo.

Sebagian kecil penduduk memiliki usaha transportasi laut dengan menggunakan perahu, seperti perahu pulang pergi untuk membawa hasil nelayan seperti ikan asin dan berbelanja ke kota Labuan Bajo. Penduduk biasanya belanja untuk digunakan sendiri, bahkan sebagian mereka membuka usaha warung kecil di desa masing-masing.

Mengunjungi Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Setelah komodo menjadi salah satu dari 7 keajaiban alam baru, pemerintah juga promosikan sampai ke luar negeri. Mengunjungi pulau Komodo dapat menggunakan kapal cepat, perahu nelayan lokal, serta kapal kayu phinisi untuk kebutuhan menginap beberapa malam di atas kapal. Pemesanan dan penyewaan kapal, dapat dilakukan secara online di beberapa situs agen perjalanan di Labuan Bajo atau langsung ke situs pemilik kapal. Pemesanan offline di Labuan Bajo dengan cara datang langsung ke kantor agen perjalanan di jalan pusat kota.

Melestarikan dan ikut aktif menjaga biawak Komodo

Pengunjung harus mengikuti aturan di Taman Nasional Komodo, seperti membuang sampah pada tempatnya, jangan mengambil apa pun dari taman, mencegah kebakaran hutan dan lainnya. Wisatawan dilarang memberi makan daging kambing atau jenis apa pun, karena membuat komodo malas, tidak ingin berburu mangsanya sendiri. Situasi ini dapat mengancam kepunahan dan populasi komodo. Mari lestarikan biawak Komodo dan semua keanekaragaman hayati di Taman Nasional Komodo, untuk generasi masa depan kita.


KOMODO TRAVEL

Jl. SOEKARNO HATTA 50. LABUAN BAJO

KOMODO-NTT-INDONESIA KP.86554

+62 85 253 254 255

+62 385 41480

info@komodo.co.id

WWW.KOMODO.CO.ID

LOKASI KAMI

Beranda Ke Atas

KOMODO Travel 2019 Apik Design.